# 1Status wasebaris kata kata dituliskanpada status walalu degub jantung berpacu,dihela harapan dan kecemasanengkaukah duhai pujaansatu di antara deretan namayang membacasebelum ujung waktu tayang tibasebab bahagia telahditafsirkan sederhana,hanya jika satus wa telah kau bacaseakan satu persembahan,telah sampai kepada tujuannyakarena untuk alasan ini,mahakarya telah dicipta#2aku ...
Dongeng Musim Pandemi
# 1Doa seorang lelaki semalam berdoa,Tuhan lindungilah orang orang baikdari Corona,Timpakan saja pada koruptor, pemimpin lalim,preman serta orang orang jahat lainnya sajaagar hidup ini tak makin berat akan cobapagi tadi sang lelaki.sesak nafasdokter menyebut nyahasil reaktif atau positifyang tak terlalu jelas dia dengar,karena dia bergegas ...
Riak

Keberadaan riak itu biasaPada sampan yang berlayar di Samudera kehidupanPabila riak berubah menjadi isakPastilah ia menyimpan apa yang tak dihendakOleh sebab manusia mudah lelahSegera tuk mendekat padaNYAAgar lelah DIA ubah menjadi LillaahDengan caraNYADengan keMaha Agungan ...
MENCARI PUISI (di hari puisi)
kelopak mata belum juga terbuka lebargelagapan mencari puisi ke sudut-sudut kamarternyata sedang duduk-duduk santai di selasarasyik berkelakar dengan mentari yang baru saja keluar"Puisi yang satu lagi mana?"aku menanyakan pada puisi pertamadi kejauhan tampak dia melambaikan tangan bersama dedaunanhijau berkilau setelah semalaman mendesauterdengar cicitcuit dari atap-atap rumah yang seperti saf salatmenemani ...
LINDAP
Dalam lelah
Kau resapi tanpa kesah
Dalam letih
Kau tuntaskan darma bakti
Dia laksana cahaya
senantiasa berpendar
menghalau gulita
Dia laksana embun
Menyerap dingin malam
Meneteskan kesejukan
Cahaya itu
Telah lindap
Embun itu
Telah meng-uap
Meski rindu
Tak dapat lagi berpadu
Lepaskan rasa itu
Biar ia tenang di sana
Tak ada lagi luka
Tak ada lagi nestap ...
Halte
Siapa yang sebenarnya menunggu?
Karena jiwa jiwa yang merdeka
Membebaskan pikirannya untuk selalu melaju
Tanpa pola, tanpa lintasan,
Tanpa tepi, tanpa batasanmeski raganya tergeletakdi ruang tunggu
(wahidin , 3 januari 2020) ...
Genting
( 1)wabah yang bermula di negeri asingbelum ada tanda berpaling,menghadirkan rona gentingpada wajah kota yang compang camping(2)orang orang berkerumun di pintu samping,pintu keluar masuk ditutup jaringresiko terpapar yang mengiringtak lebih menyeramkan dari periuk nasi yang terguling(3)air mata-air mata tak kunjung mengeringsahabat kerabat bergiliran diam terbaring tersengal sengal ...
Lelayu (2)
Seorang teman membagikan kabar,telah pergi dengan tenang hari sabtu dan minggu,dari kalender mejanya,kamipun bersyukur,masih punya,meski sabtu dan minggu-kami mengajak selalu berdiamdi rumah saja(4 Juli 20 ...
Langganan:
Postingan (Atom)