Rahwana Jatuh Cinta

 (Rahwana berdiri di pintu peraduan Shinta. Bicara pada dirinya sendiri)Wahai Shinta, putri titisan Banowati,hatiku terus dilanda rinduaku ingin mendekatimu, untuk sekedar  mendengar suaramu saja begitu pun aku sudah senang.karena itu setiap malam, aku datang ke tempat aku menyembunyikanmu,namun yang ku dengar adalah suaramu yang meninggi.... membentak dan mengusirku pergi.bagaimana ...

Aku, Si Kutu Buku, Dan Sunyi

 Ku terduduk kaku di sudut ruangan sebuah rumah tua yang berada di tengah perkebunan di daerah Pangalengan. Suasana senyap membuatku semakin tak nyaman. Hanya terdengar suara jangkrik yang terus bernyanyi menemani sunyiku. Di sudut lain seorang remaja pria yang kutaksir seusiaku duduk bersila, asyik dengan buku yang sedang dibacanya. Sedikit demi sedikit kugeser badanku, mendekat ke arahnya. ...

Puisi untuk Mamak

 Kehidupan Mamak tidak begitu mudah sedari kecil Mamak perempuan tangguh dan tak mau bergantung Mamak sering bercerita kala kecil sering berusaha Demi sebuah cita-cita   Aku hanya satu dari sekian orang yang menyayangimu Aku hanya titipan Allah yang pernah tinggal di rahimmu Aku malu untuk memberitahukan ini kepadamu, Bahwa Aku merasa sangat berharga bila didekatmu   Mengandung, ...

Ibuku Tak Sempurna

 Ibuku bukanlah ibu yang sempurna. Dia tidak mempelajari ilmu parenting. Tidak juga memakai tips bagaimana mendidik anak. Bukan pula ibu yang mengganti kata 'jangan' dengan 'sebaiknya'. Seringkali ibuku juga bersikap keras pada anak-anaknya.Yang kadang tak bisa kunalar dengan pikiran kritisku. ...

Lepas

 Kau bilang ku tak cantikBeda dengan perempuan perempuan di televisiKubuat alisku melengkung dan lebatKau tetap bilang ku tak menarikKau minta ku tampil cantikAgar membuatku sedikit indah dipandang mataKupulas bibirku dengan gincu merah darahKau bilang ku terlalu menorKau bandingkan ku dengan Bae SuzyYang kau tonton tiap saatKupulas wajahku dengan kosmetik dari SeoulKau bilang ku lupa usiaKau ...

Gadis Kecil Dan Lelaki Berbaju Putih

 Gadis kecil Itu menutupi kuping dengan rambutnya ketika beberapa temannya menutup hidungnya. Ia meletakkan bola bekel yang sedang dipegangnya. Ia berdiri dari duduknya dan berpamitan kepada teman-temannya bermain. Mukanya bersemu merah menahan rasa malu di hatinya.Dalam beberapa langkah, ia mendengar teman-temannya berbicara satu sama lain. Pembicaraan yang membuat gadis kecil Itu merasa tersisih ...

Desember Yang Mencekam

 Langit kali ini menghitam Seolah siap menerkam insan yang terkurung di padatnya jalanan Bersahutan bunyi klakson kendaraan roda empat Berebut tempat agar dapat secepatnya berada di depan   Saling sikut dan senggol hal yang biasa Tak ada perasaan bersalah Seringkali umpatan tak terhindarkan ...

Jiwa dan Raga Yang Tak Selaras

 Bulan Desember tahun lalu, Ku pernah bersumpah Ku akan selalu mengungkapkan apa  yang sebenarnya ada di dalam hatiku Aku akan jujur   Desember kali ini, Aku berkata iya padahal kuingin berkata tidak Aku berkata tidak padahal kuingin berkata iya Aku berkata suka padahal aku benci   Desember kali ini, Ragaku tetap sama Tak sanggup ku keluar Dari belenggu rasa tak nyaman ...

Yaa Rabbanaa

Code blueCode blueRuang perawatan anakSeketika suara dari alat pengeras suara ruangan memecah kesunyianPara petugas medis berlarian menuju lokasi yang ditujuAku hanya terpaku menatap gerak langkah cepatnyaUntaian doa melesat dari bibir, "semoga semua dalam keadaan baik-baik saja."Beberapa menit kemudian suasana kembali hening Hingga terlihat kembali para petugas medis yang tadi berjalan bahkan ...

Mimpi Buruk Karenina

 Fitra membuka sebuah amplop yang sedang dipegangnya. Matanya terpusat pada satu tulisan besar yang berada di tengah kertas. Kekesalan tergurat jelas di wajahnya. Kemudian kertas itu diremasnya. Tak ingin berlama-lama di bangunan sekolah bertingkat itu, Fitra melangkah keluar dari sekolah itu. Langkahnya cepat karena menahan kekesalan. Sesampainya di tempat parkir Fitra masuk ke dalam mobilnya. ...

Lelaki Ini dan Perempuan Itu dan Kenangan Tersisa Abu

Perempuan itu berdiri, gelisah. Sejuknya pusat perbelanjaan mewah ini tak juga menenangkan hatinya. Terlihat sekali usaha kerasnya terlihat biasa. Mondar-mandir tak tentu arah. Membuang senyum menjawab sapa pramuniaga. Lelaki ini menatapinya dari jauh. Sudah 5 menit berlalu dari janji temu, tapi dia berusaha memastikan dulu. Pahatan memori bertahun lalu masih lengkap liku ukirnya. Perempuan itu dengan ...

Kangen Emak ...

&nb ...

Tuhan Mengambil Dengan CaraNya

Satu per satu diambilNyaApa yang masih lekat dalam dirimuSemata karena kasih sayangNyaUntuk orang yang merinduBeratmu akan terasa ringanBila kau ikhlas melepaskannyaSadar semua hanya titipanSuatu saat diambil pemilikNyaMilikmu bukanlah sepenuhnya punyamuItu hanya rasa yang membelengguFikirmu dipengaruhi perasaanmuJangan sampai semua itu menggangguLepaskan dengan ikhlasPintu-pintu akan terbukaAliran ...

DESIR

Berdesir pagiMembelaiku tertegunMenatap angkaTerus bertambahNaik mendaki hariTak kenal hentiBeralih pandangPada jalanan lengangDi waktu lapangBerjalan tenangKerumunan terlarangMasker menggantangDi pekuburanTukang gali merintihPeluhnya habisDi pertokoanTukang peti mengeluhKayunya tandasDi rumah sakitTukang suntik menjeritTak bisa minumDibalut bajuPutih tertutup rapatMasker menutupDi rumah sakitTukang ...

30

Dahulu, seringkali ku bertanya pada sejawat, tentang ukiran rasa, pada permulaan lembaran bahtera rumah tangga. Bagaimana pernikahanmu? Seru! Pungkasmu. Tanpa memahami sejatinya, ku hanya mengangguk, tersenyum mengikuti sumringahmu.Dahulu, seringkali ku bertanya, apakah "seru" kita masih dalam satu makna, atau sudah berbeda warna? Beberapa tahun silam, seorang sahabat berkata ingin menikah, bagaimana ...

Aku Harus Bahagia

         “Wah alhamdulillah anaknya sehat,” ujar seorang tetangga yang datang menemuiku ketika aku baru saja pulang dari rumah sakit selepas melahirkan Sakina. “Alhamdulillah,” balasku dengan tersenyum Sebenarnya kalau aku ditanya terlebih dahulu sebelum ada orang yang ingin menjengukku dan Sakina, aku lebih memilih tak ada seorang pun yang mendatangiku. Apalagi ...